

– SIT Ma’arif Makassar secara resmi menutup rangkaian Program Intensif Bahasa Arab (Nahwu dan Shorof) yang telah berlangsung selama enam hari berturut-turut. Kegiatan ini menjadi langkah strategis sekolah untuk memperkuat fondasi penguasaan bahasa Arab santri, yang menjadi kunci utama dalam memahami Al-Qur’an, Hadis, serta berbagai literatur keislaman.
Kegiatan berlangsung dari Sabtu hingga Kamis, 18 sampai 24 Juli 2026, pukul 07.00 hingga 16.00 WITA di Lantai 4 gedung SMPIT Plus Baitul Ma’arif Makassar. Seluruh santri kelas VII, VIII, dan IX telah mengikuti serangkaian pembelajaran yang difokuskan sepenuhnya pada pendalaman kaidah tata bahasa Arab.

Selama kegiatan, pembelajaran dibimbing secara langsung oleh Tim Pengajar dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang memiliki kompetensi khusus serta pengalaman luas di bidang pengajaran Bahasa Arab. Sekolah juga menerapkan Metode Muntaz — metode pembelajaran yang terstruktur, berfokus pada penguasaan kaidah secara bertahap, serta melatih santri mempraktikkan langsung pemahaman teori ke dalam penggunaan kalimat dan teks Arab dengan lebih cepat dan tepat. Metode ini terbukti efektif membuat santri tidak hanya menghafal teori, tetapi benar-benar paham dan mampu menggunakannya.

Dalam sambutan penutupan, Direktur SIT Ma’arif Makassar Prof. Dr. KH. Muammar Bakry, Lc., M.A. menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemateri, guru, seluruh santri, serta pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan.
“Kegiatan ini memberikan dampak yang sangat positif dan kemajuan nyata bagi kemampuan bahasa Arab santri. Oleh karena itu, kami memutuskan agar program intensif Nahwu Shorof metode Muntaz ini akan kami laksanakan secara rutin setiap tahun, dan menjadikannya kegiatan wajib bagi seluruh santri di lingkungan SIT Ma’arif Makassar. Hal ini kami lakukan untuk menjamin kualitas dan kedalaman pemahaman bahasa Arab sebagai salah satu poin utama pendidikan kita di SIT Ma’arif Makassar” tegas beliau.
Melalui berakhirnya kegiatan ini, SIT Ma’arif Makassar menegaskan komitmennya untuk terus mencetak generasi yang beriman dan berakhlak mulia, unggul dalam prestasi, berwawasan global, serta mandiri dan mampu berbahasa Global yaitu bahasa Arab dan bahasa Inggris.
Tim Media Ma’arif
0 Komentar