
SDIT Ma’arif Makassar menggelar upacara bendera rutin pada hari Senin, 26 Januari 2026. Pada kesempatan tersebut, pembina upacara yang juga menjabat sebagai Guru Bahasa Inggris Miss Atirah Jemmain, S.Pd., Gr. menyampaikan amanat mengenai ikrar pelajar Indonesia dan pentingnya penggunaan bahasa Inggris di lingkungan sekolah.

Dalam amanatnya, beliau mengajak seluruh santri untuk menghayati nilai-nilai dalam Ikrar Pelajar Indonesia. “Ikrar Pelajar Indonesia bukan hanya serangkaian kalimat yang kita ucapkan, melainkan komitmen untuk menjadi pelajar yang cinta tanah air, berakhlak mulia, dan memiliki semangat berprestasi untuk kemajuan bangsa,” ujar Miss Atirah Jemmain, S.Pd., Gr.

Beliau juga menekankan pentingnya aktif berbahasa Inggris di lingkungan sekolah. “Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional menjadi kunci untuk mengakses ilmu pengetahuan global dan berkomunikasi dengan dunia luar. Dengan terbiasa berbahasa Inggris sehari-hari di sekolah, kita membekali diri dengan kemampuan yang dibutuhkan untuk bersaing di era digital ini,” jelasnya.
Penggunaan bahasa Inggris yang baik dan benar, menurutnya, tidak hanya meningkatkan kemampuan berbahasa tetapi juga melatih pola pikir aktif dan kreatif. Sekolah mendorong santri untuk berlatih berbahasa Inggris di kelas, di halaman sekolah, maupun di luar lingkungan sekolah.
“Kita dapat mulai dari hal kecil, seperti menyapa teman, guru bahkan orang tua di rumah dengan bahasa Inggris, berdiskusi tentang pelajaran dengan menggunakan kosakata yang telah dipelajari, atau membaca buku bacaan berbahasa Inggris. Semua itu akan membantu kita semakin mahir,” tambahnya.

SDIT Ma’arif Makassar berkomitmen penuh untuk memberikan pendidikan dan pelayanan terbaik kepada setiap santri. sekolah akan terus berupaya meningkatkan kualitas kurikulum, menyempurnakan fasilitas sekolah, serta memperkuat pembinaan kemampuan berbahasa. Selain itu,sekolah juga mengoptimalkan pemanfaatan media digital dalam proses pembelajaran dan pembinaan mulai dari penggunaan platform edukatif, aplikasi kolaboratif, hingga pemanfaatan konten digital yang relevan untuk memperkaya pengalaman belajar dan mengasah kemampuan literasi digital santri.
Tim Media Ma’arif
0 Komentar