-SDIT Ma’arif Makassar kembali menunjukkan inovasi dalam pembelajaran dengan menghadirkan metode unik untuk santri kelas 2 Umar pada Rabu 28 Januari 2026 . Materi matematika pembagian diajarkan dengan menerapkan konsep dasar deep learning melalui contoh nyata berupa buah apel, sebagai bagian dari komitmen sekolah dalam mencetak generasi santri yang cerdas, berakhlak, dan adaptif dengan kemajuan teknologi.

Dalam kegiatan yang diadakan di ruang kelas 2 Umar, para santri diajak untuk langsung berinteraksi dengan apel segar. Wali Kelas, Sumiati, S.Pd.Gr., yang juga menjadi guru matematika pada kelas tersebut, menjelaskan bahwa proses pembelajaran ini melibatkan santri dalam mengelompokkan apel secara merata, menghitung jumlah per kelompok, dan mengidentifikasi pola pembagian yang muncul. “Dengan menggunakan objek nyata seperti apel, santri lebih mudah memahami konsep pembagian. Proses pengamatan dan pengulangan yang mereka lakukan juga merupakan dasar dari konsep deep learning yang akan bermanfaat bagi perkembangan pemikiran mereka ke depannya,” ujarnya.

Sebagai lembaga pendidikan Islam terpadu, SDIT Ma’arif Makassar terus memperkuat komitmennya dalam membina santri berkualitas. Sekolah mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan pembinaan spiritual dan akhlak Islam, menjadikan santri memiliki landasan kokoh dalam ilmu dan iman. Selain itu, sekolah juga mengembangkan metode pembelajaran inovatif yang sesuai dengan tahap perkembangan anak, serta melaksanakan pelatihan berkala bagi guru dan ustadz/Miss untuk meningkatkan kapasitas dalam menerapkan pendekatan pembelajaran modern yang efektif. SDIT Ma’arif Makassar juga berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar kondusif dan menyediakan sumber daya yang mendukung perkembangan potensi setiap santri secara optimal.

Kepala Sekolah, H. Mubarak Bakri, S.Th.I., M.Th.I,, menyampaikan bahwa inovasi pembelajaran ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk memberikan yang terbaik bagi para santri. “Melalui pembelajaran yang kreatif seperti yang dilakukan oleh Miss Umi di kelas 2 Umar, kami ingin membangun fondasi kuat bagi seluruh santri SDIT Ma’arif Makassar agar kelak menjadi generasi yang mampu berkontribusi positif bagi masyarakat, agama, dan bangsa,” ucapnya.

 

Tim Media Ma’arif


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *